Definisi Mutu menurut para ahli


1.Menurut Nomi Preffer dan Anna Coote 
Mutu adalah konsep yang licin ( a slippery concept) (Edward an Sallis, 1993: 21). Alasan yang paling mungkin dalam memahami karakter mutu yang membingungkan tersebut adalah bahwa ia merupakan gagasan yang dinamis, berkaitan dengan sudut pandang dan suk dut kepentingan pengguna istilah yang berbeda-beda. Perbedaan terjadi, disebabkan mutu dapat digunakan sebagai suatu konsep yang secara bersama-sama absolut (absolute concept) dan relatif (relative concept). Mutu dalam pengertian absolute beranggapan bahwa mutu merupakan suatu keindahan, kebenaran, kemewahan, dan suatu idealism yang tidak dapat ditawar. Sedangkan mutu dalam pengertian relatif memandang bahwa mutu bukan merupakan atribut produk atau layanan, melainkan sesuatu yang dianggap berasal dari produk atau layanan tersebut. Produk atau layanan yang bermutu dalam konsep relatif tidak harus mahal, eksklusif, cantik, atau special tetapi ia harus asli, wajar, dan familir. 

2. Menurut Edward dan Sallis (1993) 
Definisi relative mengenai mutu tersebut mengandung dua aspek, yaitu pertama adalah menyesuaikan diri dengan spesifikasi, kedua memenuhi kebutuhan pelanggan. Mutu bagi produsen dapat diperoleh melalui produk atau layanan yang memenuhi spesifikasi awal secara konsisten dalam sebuah sistem yang biasa dikenal dengan sistem jaminan mutu (quality assurance systems). Sedangkan mutu bagi pelanggan adalah sesuatu yang memuaskan dan melampaui keinginan dan kebutuhan pelanggan. Jadi mutu tidak hanya harus memenuhi standar produsen, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuannya untuk memenuhi kepuasan pelanggan (customer satisfaction). 

3. Menurut Juran, (Schuler dan Harris, 1992: 21) 
Mutu produk dapat disimpulkan sebagai kecocokan penggunaan produk (fitness for use), artinya produk dan layanan harus melakukan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan. Ada empat dimensi kualitas, meliputi: 
1. Desain, yaitu kekhasan produk atau layanan 
2. Keseusaian, yaitu kecocokan antara desain yang diinginkan dengan produk yang diberikan 
3. Ketersediaan, yaitu menekankan pada aspek releabilitas, ketahanan, dan masa berlaku. 
4. Keamanan, yaitu keterbebasan pengguna dari resiko produk yang berbahaya. 

4. Deming (1982) 
Mutu adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar. Menurut Deming (Schuler dan Harris, 1992:23) bahwa produk atau layanan bermutu tinggi jika pelanggan menganggap produk yang dibelinya memiliki nilai baik, setia sebagai pelanggan, dan mengajak yang lain untuk membeli produk atau layanan tersebut. Mutu merupakan suatu yang bersifat global dan berbasis kompetensi, pelanggan menganggap mutu yang sesungguhnya berdasarkan perasaan, harapan mereka terhadap stimulus baru, dan membandingkannya secara subjektif terhadap produk lain. 

5. Crosby (1979:58) 
Mutu sebagai conformance requirement, yaitu sesuai dengan persyaratan yang telah distandarkan. Suatu produk atau layanan dikatakan bermutu manakala sesuai dengan standar mutu yang telah dietatapkan, meliputi mutu input, proses, dan output. Berbeda dengan kedua definisi diatas, defenisi ini lebih menekankan mutu ditinjau dari sisi produsen. 

6. Garvin dan Davis (1994) 
Mutu adalah kondisi dinamis yang terkait dengan produk, tenaga, tugas, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi keinginan dan harapan pelanggan. 

7. American Society For Quality Control 
Mutu adalah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasapeayanan yang berhubungan dengan kemampuannya untuk memberikan kebutuhan kepuasaan 

8. Feigenbaum 
Mutu adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya. 

Kesimpulan dari Kami watonsinau.work
Meskipun definisi mutu sangat bervariasi dan tidak ada defenisi yang diterima secara universal, namun berdasarkan defenisi-defenisi di atas dapat dirumuskan sejumlah batasan tentang mutu sebagai berikut;
1. Mutu merupakan kesesuaian produk atau layanan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
2. Mutu merupakan kemampuan produk atau layanan dalam memenuhi atau melampau kebutuhan pelanggan.
3. Mutu mencakup produk, tenaga kerja, proses, dan lingkungan
4. Mutu merupakan suatu yang bersifat global dan dinamis serta berkembang sesuai dengan trend yang ada dalam masyarakat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Definisi Mutu menurut para ahli"

Posting Komentar